Rabu, 25 Januari 2012

Rusia Menentang Sanksi PBB Terhadap Suriah

Rusia kembali menunjukkan sikapnya menentang sanksi PBB terhadap Suriah. "Kami mendesak adanya percepatan dialog antara pemerintah Suriah dengan oposisi," begitu kata Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov di Moskwa.

Menurut warta AP pada Rabu (25/1/2012), Rusia menilai realisasi sanksi PBB adalah tindakan tidak adil dan kontraproduktif. "Sanksi oleh negara lain terhadap Suriah tidak adil dan kontraproduktif," kata Lavrov.

Di Dewan Keamanan PBB, Rusia dan China seakan berduet, menentang sanksi tersebut. Sementara, di pihak lain, AS bermitra dengan Uni Eropa, Liga Arab, dan Turki bakal menerapkan sanksi terhadap Damaskus lantaran rezim Bashar al-Assad tetap melakukan tindak kekerasan dalam menghadapi unjuk rasa oposisi. Menurut PBB, kisruh Suriah sudah membunuh 5.400 rakyat Suriah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar